November 27, 2022
Arema FC

Sejarah Arema FC, berikut ini ialah artikel mengenai Sejarah Arema FC. Arema Indonesia, dahulu bernama Arema Malang, adalah sebuah klub sepak bola yang bermarkas di Malang, Jawa Timur, Indonesia. Arema didirikan pada tanggal 11 Agustus 1987, Arema membawa julukan “Singo Edan” . Mereka bermain di Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana. Arema adalah tim sekota dari Persema Malang. Di musim 2010-11, di acara launching sempat memanfaatkan nama Arema FC, tapi dua hari sesudah itu ulang ulang ke nama Arema Indonesia.

Sejak ada di persepak bolaan nasional, Arema udah jadi ikon dari warga Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) dan sekitarnya. Lihat juga  Sejarah Keberhasilan Leicester City. Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir di setiap sudut kota sampai gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa. Kelompok suporter mereka dipanggil Aremania dan Aremanita (untuk pendukung wanita)

Nama Arema Pada Masa Kerajaan

Nama Arema adalah legenda Malang. Adalah Kidung Harsawijaya yang pertama kali mencatat nama tersebut, yaitu kisah tentang Patih Kebo Arema di pas Singosari diperintah Raja Kertanegara. Prestasi Kebo Arema gilang gemilang. Ia mematahkan pemberontakan Kelana Bhayangkara seperti ditulis didalam Kidung Panji Wijayakrama sampai seluruh pemberontak hancur seperti daun dimakan ulat. Demikian pula pemberontakan Cayaraja seperti ditulis kitab Negarakretagama. Kebo Arema pula yang jadi penyangga politik ekspansif Kertanegara. Bersama Mahisa Anengah, Kebo Arema menaklukkan Kerajaan Pamalayu yang berpusat di Jambi. Kemudian sanggup menguasai Selat Malaka. Sejarah heroik Kebo Arema memang tenggelam. Buku-buku sejarah cuma mencatat Kertanegara sebagai raja terbesar Singosari, yang pusat pemerintahannya dekat Kota Malang.

See also  Sejarah Real Betis

Nama Arema di Dekade ’80-an

Sampai pada akhirnya pada dekade 1980-an terlihat ulang nama Arema. Tidak jelas persis, apakah nama itu menapak tilas dari kebesaran Kebo Arema. Yang pasti, Arema merupakan penunjuk sebuah komunitas asal Malang. Arema adalah akronim dari Arek Malang. Arema sesudah itu menjelma mejadi semacam “subkultur” bersama dengan identitas, simbol dan karakter bagi masyarakat Malang. Diyakini, Arek Malang membangun reputasi dan eksistensinya di antaranya lewat musik rock dan olahraga. Selain tinju, sepak bola adalah olahraga yang jadi jalan bagi arek malang menyatakan reputasinya. Sehingga kelahiran tim sepak bola Arema adalah sebuah keniscayaan.

Awal Mula Berdirinya PS Arema

(Arema Football Club/Persatuan Sepak Bola Arema nama resminya) lahir pada tanggal 11 Agustus 1987, bersama dengan stimulan mengembangkan persepak bolaan di Malang. Pada era itu, tim asal Malang lainnya Persema Malang bagai sebuah magnet bagi arek Malang. Stadion Gajayana –home base klub pemerintah itu– senantiasa disesaki penonton. Di mana Arema pas itu ? Yang pasti, ia belum mengejawantah sebagai sebuah komunitas sepak bola. Ia tetap jadi sebuah “utopia”.

Adalah Acub Zaenal yang kali pertama punya andil menelurkan pemikiran membentuk klub Galatama. Jasa “Sang Jenderal” tidak lepas dari peranOvan Tobing, humas Persema pas itu. “Saya tetap ingat, pas itu Pak Acub Zaenal aku undang ke Stadion Gajayana dikala Persema lawan Perseden Denpasar,” ujar Ovan. Melihat penonon membludak, Acub yang pas itu jadi Administratur Galatama sesudah itu mencetuskan keinginan mendirikan klub galatama. “You membuat saja (klub) Galatama di Malang,” kata Ovan menirukan ucapan Acub.

See also  Sejarah Keberhasilan Leicester City

Beberapa hari sesudah itu, Ir Lucky Acub Zaenal –putra Mayjen TNI (purn.) Acub Zaenal– mendatangi Ovan di rumahnya, Jl. Gajahmada 15. Ia diantar Dice Dirgantara yang sebelumnya udah kenal bersama dengan dirinya. “Waktu itu Lucky tetap puas tinju dan otomotif,” katanya. Dari percakapan itu, Ovan memastikan kecuali dirinya tidak punya dana untuk membentuk klub galatama. “Saya cuma punya pemain,” ujarnya. Maka dipertemukanlah Lucky denganDirk “Derek” Sutrisno (Alm), pendiri klub Armada ‘86.

Sejarah Arema Arema Indonesia, dahulu bernama Arema Malang, adalah sebuah klub sepak bola yang bermarkas di Malang, Jawa Timur, Indonesia. Arema didirikan pada tanggal 11 Agustus 1987, Arema membawa julukan “Singo Edan” . Mereka bermain di Stadion Kanjuruhan dan Stadion Gajayana. Arema adalah tim sekota dari Persema Malang. Di musim 2010-11, di acara launching sempat memanfaatkan nama Arema FC, tapi dua hari sesudah itu ulang ulang ke nama Arema Indonesia. Sejak ada di persepak bolaan nasional, Arema udah jadi ikon dari warga Malang Raya (Kota Malang, Kabupaten Malang, Kota Batu) dan sekitarnya. Sebagai perwujudan dari simbol Arema, hampir di setiap sudut kota sampai gang-gang kecil terdapat patung dan gambar singa. Kelompok suporter mereka dipanggil Aremania dan Aremanita (untuk pendukung wanita) Nama Arema Pada Masa Kerajaan Nama Arema adalah legenda Malang. Adalah Kidung Harsawijaya yang pertama kali mencatat nama tersebut, yaitu kisah tentang Patih Kebo Arema di pas Singosari diperintah Raja Kertanegara. Prestasi Kebo Arema gilang gemilang. Ia mematahkan pemberontakan Kelana Bhayangkara seperti ditulis didalam Kidung Panji Wijayakrama sampai seluruh pemberontak hancur seperti daun dimakan ulat. Demikian pula pemberontakan Cayaraja seperti ditulis kitab Negarakretagama. Kebo Arema pula yang jadi penyangga politik ekspansif Kertanegara.

See also  Sejarah AS Roma

Harus diakui, awal berdirinya Arema tidak lepas dari peran besar Derek bersama dengan Armada 86-nya. Nama Arema awalnya adalah Aremada-gabungan dari Armada dan Arema. Namun nama itu tidak sanggup langgeng. Beberapa bulan sesudah itu diganti jadi Arema`86. Sayang, upaya Derek untuk menjaga klub Galatama Arema`86 banyak mengalami hambatan, lebih-lebih tim yang diinginkan sanggup berkiprah di kancah Galatama VIII itu terasa terseok-seok karena dihimpit kesulitan dana.

Dari sinilah, Acub Zaenal dan Lucky sesudah itu mengambil alih dan berusaha menyelamatkan Arema`86 supaya senantiasa survive. Setelah diambil alih alih, nama Arema`86 pada akhirnya diubah jadi Arema dan ditetapkan pula berdirinya Arema Galatama pada 11 Agustus 1987 sesuai bersama dengan akte notaris Pramu Haryono SH–almarhum–No 58. “Penetapan tanggal 11 Agustus 1987 itu, seperti air mengalir begitu saja, tidak berdasar penetapan (pilihan) secara khusus,” ujar Ovan mengisahkan.Hanya saja, kata Ovan, dari pendirian bulan Agustus itulah sesudah itu simbolSingo (Singa) muncul. “Agustus itu kan Leo atau Singo (sesuai bersama dengan horoscop),”imbuh Ovan. Dari sinilah kemudian, Lucky dan, Ovan terasa mengotak-atik segala persiapan untuk mewujudkan obsesi berdirinya klub Galatama kebanggaan Malang.